1. Letak Geografis

         Desa Ngroto adalah merupakan salah satu Desa di wilayah Kecamatan Pujon Kabupaten Malang yang memiliki batas – batas sebagai berikut :
    - Utara : Desa Wiyurejo dan Madiredo Kecamatan Pujon
    - Timur : Desa Pujon Lor Kecamatan Pujon
    - Selatan : Desa Pujon Kidul Kecamatan Pujon
    - Barat : Desa Ngabab Kecamatan Pujon
Luas Wilayah Desa Ngroto adalah + 328,384 ha, yang menurut penggunannya terdiri dari:

Uraian Luas Ha
Permukiman 9,60 Ha
Persawahan 133,913 Ha
Perkebunan 11 Ha
Kuburan 0,983 Ha
Pekarangan 155,844 Ha
Perkantoran 0,663 Ha
Prasarana Umum Lainnya 16,381 Ha
Total Luas Wilayah 328,384 Ha
    Berdasarkan topografi , Desa Ngroto merupakan Daerah Berbukit dan dataran tinggi / pegunungan yaitu terletak di ketinggian 1.100 Mdl atau 1.100 M diatas Permukaan Laut , memilik curah hujan 100-200 mm pertahun, kelembaban antara 60 – 70 %, suhu rata rata harian 19 – 25 Derajat Celcius.
    Adapun secara administratif Desa Ngroto terbagi menjadi 3 Dusun dengan jumlah RW sebanyak 14 dan jumlah RT sebanyak 33, dengan rincian sebagai berikut :
1. Dusun Krajan terdiri dari 12 RW dan 28 RT
2. Dusun Maron terdiri dari 1 RW dan 2 RT
3. Dusun Lebaksari terdiri dari 1 RW dan 3 RT


2. Gambaran Umum Demografis

a. Jumlah Penduduk
    Jumlah penduduk Desa Ngroto pada tahun 2015 adalah sebanyak 6600 jiwa , yang terdiri dari 3368 jiwa penduduk laki – laki dan 3232 jiwa penduduk perempuan. jumlah Kepala Keluarga sebanyak 1909 KK. Berikut pertumbuhan penduduk Desa Ngroto berdasarkan Usia pada tahun 2015 :
Uraian Laki-laki Perempuan
0 - 5 204 157
06 - 12 399 371
13 - 18 307 306
19 - 30 687 668
31 - 50 1060 1040
51 - 60 393 384
61 - 75 268 231
75 Keatas 50 75
Jumlah 3368 3232


b. Keagamaan Penduduk
    Penduduk Desa Ngroto mayoritas adalah pemeluk agama Islam, dan sebagian memeluk Agama Kristen, Khatolik, Hindu, dan Aliran Kepercayaan, sebagai berikut :
Uraian Laki-laki Perempuan
Islam 3330 3191
Kristen 22 28
Katholik 3 3
Hindu 2 1
Budha 1 0
Kepercayaan Tuhan Yang Maha Esa 10 9
Jumlah Penduduk 3368 3232


c. Penduduk Desa Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Jenjang Pendidikan Laki-laki Perempuan Total
Akademi/Diploma III/S.Muda 33 36 69
Belum Tamat SD/Sederajat 335 324 659
Diploma I/II 9 14 23
Diploma IV/Strata I 101 105 206
SLTA/Sederajat 149 157 306
SLTP/Sederajat 158 149 307
Strata II 8 5 13
Tamat SD/Sederajat 1089 1142 2231
Tamat SLTA/Sederajat 554 446 1000
Tamat SLTP/Sederajat 644 613 1257
Tidak/Belum Sekolah 288 241 529
Grand Total 3368 3232 6600


d. Mata Pencaharian Penduduk
Jenis Pekerjaan Laki-laki Perempuan Total
Belum/Tidak Bekerja 400 350 750
Bidan 0 1 1
Buruh Harian Lepas 157 77 234
Buruh Tani/Perkebunan 70 44 67
Karyawan BUMD 2 0 2
Karyawan BUMN 4 1 5
Karyawan Honorer 8 4 12
Karyawan Swasta 296 127 423
Kepala Desa 1 0 1
Kepolisian RI 5 0 5
Lainnya 2 3 5
Mekanik 5 0 5
Mengurus Rumah Tangga 5 0 5
Nelayan/Perikanan 0 1 1
Paranormal 1 0 1
Pedagang 61 59 120
Pegawai Negeri Sipil 30 16 46
Pelajar/Mahasiswa 798 747 1543
Pembantu Rumah Tangga 0 3 3
Penata Busana 0 1 1
Penata Rias 2 0 2
Pensiunan 19 11 30
Perangkat Desa 5 1 6
Perawat 1 1 2
Perdagangan 80 89 169
Petani/Pekebun 635 365 1000
Peternak 22 0 22
Sopir 15 0 15
Tentara Nasional Indonesia 6 0 6
Transportasi 11 0 11
Tukang Batu 7 0 7
Tukang Cukur 1 0 1
Tukang Gigi 1 0 1
Tukang Jahit 0 4 4
Tukang Kayu 4 0 4
Tukang Las/Pandai Besi 5 0 5
Ustadz/Mubaligh 4 2 6
Wiraswasta 648 377 1061
Grand Total 3368 3232 6600


3. Kondisi Ekonomi

a. Potensi Unggulan Desa Kegiatan ekonomi Desa saat ini berkembang diberbagai sector antara lain sektor pertanian, Perdagangan, sektor Industri kecil / UKM, dan sector Pariwisata. Hal tersebut terbukti dengan tersedianya lahan pertanian yang cukup luas , Sub Terminal Agribisnis ( STA Mantung ) yang menjadi Pusat perdagangan Hasil Pertanian, dan banyaknya usaha – usaha insustri rumahan / UKM,

b. Pertumbuhan ekonomi Desa banyak yang menjadi Petani, Wiraswasta, pekerja bangunan, buruh tani, Peternak sapi, peternak Kambing, serta pekerjaan lainya. Tingkat pendapatan masyarakat belum seutuhnya mencukupi kebutuhan hidup karena harga barang tidak sebanding dengan penghasilan yang didapat mereka serta masih minimnya bekal ketrampilan. Pertumbuhan perekonomian Desa masih didominasi oleh sektor pertanian Holtikultura. ternak sapi, Home Industri, dan perdagangan hanya sebagian masyarakat yang melaksanakan kegiatan ini karena memerlukan pembiayaan / modal yang besar serta Ketrampilan yang mumpuni.